Seperti rencana saya bulan lalu, maka saya memulai usaha untuk membangun distribusi (atau lebih kerennya, distro) Eclipse saya sendiri. Tentu ada banyak alasan untuk membangun distro sendiri. Diantaranya:
- Distro-distro yang ada sekarang tidak mengakomodasi semua kebutuhan anda. Bahkan bisa jadi kita menggunakan lebih dari satu distro untuk proyek yang berbeda, padahal tetap saja Eclipse, bahkan versinya pun sama. Ada pilihan untuk tidak menggunakan community distro, hanya menggunakan development tool standar dari proyek resmi Eclipse. Namun anda juga dapat menggunakan salah satu dari community distro yang merupakan versi lebih lengkap dari tool standar, yang notabene adalah tool standar Eclipse ditambah plugin. Namun kembali lagi ke masalah awal, bahwa ternyata distro-distro tersebut tidak mengakomodasi semua kebutuhan anda.
- Tool atau distribusi favorit anda belum tersedia dalam versi Eclipse terbaru. Usaha update dirasa terlalu rumit, atau anda sudah mencoba namun gagal.
- Plugin favorit anda hanya tersedia untuk Eclipse platform versi terbaru, sedangkan versi Eclipse anda masih jaman batu. Usaha update dirasa terlalu rumit, atau anda sudah mencoba untuk memaksakan kehendak anda dengan memasang plugin tersebut ke Eclipse jadul yang anda miliki, namun gagal.
- Distro-distro yang ada terlalu lengkap, dengan banyak plugin dan tool termuat di dalamnya. Bukannya enak, anda malah merasa loading Eclipse menjadi lambat, kinerja menurun dan produktifitas anda ikut terpengaruh.
- Cari popularitas dengan me-nebeng-kan nama anda pada distribusi Eclipse yang anda racik.
Dalam bayangan saya, rasanya mudah sekali membangun distribusi Eclipse sendiri. Cukup download saja Eclipse platform, lalu download juga tool, plugin dan dependensinya. Pasangkan tool dan plugin ke Eclipse platform, voila! Distribusi Eclipse racikan anda selesai sudah. Tapi ternyata saya merasa terlalu malas untuk melakukan hal itu. Agar lebih detail, berikut kemalasan saya:
- Mendownload Eclipse Platform.
- Mendownload berbagai macam Eclipse tool.
- Mencatat dependensi terhadap Eclipse tool yang sudah didownload dan mendownload semuanya.
- Mendownload berbagai macam Eclipse plugin.
- Mencatat dependensi terhadap Eclipse plugin yang sudah didownload dan mendownload semuanya.
- Pasang sini, pasang sana.
- Testing kompatibilitas. Bisa jadi ada tool atau plugin yang hanya cocok di Eclipse versi tertentu, atau tool dan plugin yang tidak cocok satu sama lain.
- Download tool atau plugin komplementer atau subtitusi, agar lebih cocok.
- Cape deee…
Wah, ternyata cukup rumit menurut saya (menurut saya lho!). Untung ada layanan Yoxos On Demand. Bak sambung bergayut gayung bersambut, pucuk dicinta ulek bulu ulam pun tiba, saya langsung menggunakannya. Dalam waktu 10 menit saja, distribusi saya pun telah siap untuk diunduh dan saya beri nama R-Eclipse. Kependekan dari Riza Eclipse, agak-agak narsis sih, tapi tidak apa-apa kan ?
Berikut cara menggunakan Yoxos On Demand:
- Arahkan browser anda ke http://ondemand.yoxos.com.
- Pilih sistem operasi dimana anda akan menjalankan Eclipse.
- Pilih plugin di Plug-in Explorer di sebelah kiri.
- Anda juga bisa melakukan pencarian terhadap plugin yang anda inginkan.
- Klik kanan pada plugin, kemudian pilih Add to schedule. Atau setelah anda memilih plugin, tekan tanda segitiga hijau di tab schedule.
- Klik [Start Download] jika seluruh plugin anda telah di add.
- Tunggu hingga selesai.
Jika anda cukup malas seperti saya, silahkan cari profile saya dengan nama R-Eclipse di public profile pada layanan Yoxos On Demand.
Cukup sekian dan terimakasih




No Comments Yet