Ini dia saatnya. Ketika anda punya rumah baru, dan rumah lama pun sudah tak diinginkan lagi, maka datanglah saat untuk pindah. Akhirnya blog ini pindah juga ke alamat barunya di http://ri.za.web.id. Jangan lupa mengupdate bookmark, blogroll dan rss link anda. Terimakasih
Alhamdulillah! selain itu saya tidak tahu harus berkata apa. Baru-baru saja diawal bulan Desember 2008 ini saya mendapat berita bahwa saya diterima menjadi PNS di salah satu perguruan tinggi negeri di Sumatera Barat. Saya belum tahu akan ditugaskan mengajar apa, namun InsyaAllah saya akan berusaha sebaik-baiknya.
Bulan sebelumnya saya juga diminta untuk bergabung dengan salah satu perusahaan IT yang bergerak aktif di bidang advokasi, integrasi dan migrasi FOSS. Saya menjanjikan kepada beliau Desember ini.
Dan yan terakhir, tanggal 17 lalu saya juga dipercaya bergabung dengan tim Ubuntu Indonesian Translator. Wah, saya surprise sekali. Mudah-mudahan saya bisa menjalani tugas-tugas ini dengan baik. Amiiin… Doakan saya ya!
Seperti rencana saya bulan lalu, maka saya memulai usaha untuk membangun distribusi (atau lebih kerennya, distro) Eclipse saya sendiri. Tentu ada banyak alasan untuk membangun distro sendiri. Diantaranya:
- Distro-distro yang ada sekarang tidak mengakomodasi semua kebutuhan anda. Bahkan bisa jadi kita menggunakan lebih dari satu distro untuk proyek yang berbeda, padahal tetap saja Eclipse, bahkan versinya pun sama. Ada pilihan untuk tidak menggunakan community distro, hanya menggunakan development tool standar dari proyek resmi Eclipse. Namun anda juga dapat menggunakan salah satu dari community distro yang merupakan versi lebih lengkap dari tool standar, yang notabene adalah tool standar Eclipse ditambah plugin. Namun kembali lagi ke masalah awal, bahwa ternyata distro-distro tersebut tidak mengakomodasi semua kebutuhan anda.
- Tool atau distribusi favorit anda belum tersedia dalam versi Eclipse terbaru. Usaha update dirasa terlalu rumit, atau anda sudah mencoba namun gagal.
- Plugin favorit anda hanya tersedia untuk Eclipse platform versi terbaru, sedangkan versi Eclipse anda masih jaman batu. Usaha update dirasa terlalu rumit, atau anda sudah mencoba untuk memaksakan kehendak anda dengan memasang plugin tersebut ke Eclipse jadul yang anda miliki, namun gagal.
- Distro-distro yang ada terlalu lengkap, dengan banyak plugin dan tool termuat di dalamnya. Bukannya enak, anda malah merasa loading Eclipse menjadi lambat, kinerja menurun dan produktifitas anda ikut terpengaruh.
- Cari popularitas dengan me-nebeng-kan nama anda pada distribusi Eclipse yang anda racik.
Roti goreng ini adalah menu favorit saya. Mudah bahan dan cara pembuatannya. Enak dimakan saat pagi dan sore hari. Menyehatkan, karena mengandung kayu manis, telur, susu dan madu. Hati-hati bagi orang yang punya penyakit diabetes. Bagi anda yang punya penyakit diabetes, masih bisa memakan roti ini. Silahkan mengganti dengan pemanis diet, dan perbanyak menggunakan kayumanis. Selamat mencoba !
Bahan:
- Roti Tawar
- 1 butir telur ayam
- 2 sendok makan susu bubuk
- Air secukupnya
- Margarin untuk menggoreng
- Bubuk kayu manis
- Gula pasir, bisa juga diganti dengan madu atau jenis gula lainnya
Cara membuatnya:
- Campurkan telur dan susu di dalam piring, aduk sampai rata, tidak perlu dikocok.
- Encerkan dengan sedikit air, kira-kira 1-2 sendok makan.
- Celupkan roti satu persatu ke dalam telur, kemudian goreng dengan sedikit margarin menggunakan wajan antilengket.
- Campurkan gula atau madu dengan bubuk kayumanis, atau sesuai selera.
- Taburkan gula ke permukaan roti selagi panas, supaya gula mencair.
Selesai !
NB: Saya belum punya kamdig, maap yah, skrinsyut menyusul…
Sejak aktif menggunakan Ubuntu, saya jadi aktif mencari-cari alternatif pengganti software yang biasa saya gunakan ketika masih di Windows. Bahkan saya memperluas kategori pencarian ke software-software lainnya yang populer di lingkungan Windows. Saya menemukan daftar padanan aplikasi yang dikumpulkan oleh pak Romi dan melakukan pencarian berdasarkan daftar tersebut.
Baru-baru ini saya beralih menjadi paperless-men wannabe, sehingga saya mengalihkan hampir semua aktifitas pencatatan ke komputer. Sehingga saya menjadi aktif menggunakan Tomboy dan WebCollab. Sampai pada keputusan menggunakan software pengatur keuangan pribadi atau lebih kerennya personal financial manager, saya sedikit bingung dan melakukan pencarian ke oom Google, dan menemukan 3 software menarik Continue Reading »
Hari ini saya memutuskan untuk membuat distribusi Eclipse sendiri. Akan saya tuliskan disini, tunggu saja. Untuk saat ini saya masih mendownload paket-paket yang dibutuhkan. Kalau sudah selesai, akan saya beberkan semuanya, hehehe….
Pada suatu hari saya mendapat tugas untuk mengedit tampilan Ubuntu menjadi seperti Mikocok® Windblows™. Seperti yang anda ketahui beberapa point yang harus menjadi perhatian adalah Start Menu yang sepertinya merupakan kunci perbedaan navigasi antara Windblows dan Gnome yang digunakan Ubuntu.
Oke, mari kita mulai. Pertama, siapkan sebuah gambar berukuran 80×24 piksel. Anda dapat membuat sendiri atau mencari di internet. Saya memutuskan untuk membuatnya sendiri menggunakan GIMP dan hasilnya sbb
Yap, judulnya emang agak aneh. Sebetulnya saya mau kasih judul “Menghubungkan Ubuntu Anda dengan TelkomSpeedy Part 2″, tapi karena tidak ada “Menghubungkan Ubuntu Anda dengan TelkomSpeedy Part 1″, jadi bebas dong, hehehe.
Menyambung tulisan saya yang lalu tentang settingan koneksi ADSL Telkomspeedy di Ubuntu, kali ini saya akan jelaskan bagaimana mengatur koneksi ADSL anda. Sebelumnya, dari program pppoeconf kita ketahui bahwa settingan pppoe peer komputer kita disimpan di /etc/ppp/peers/dsl-provider. Sebetulnya tidak perlu pppoeconf untuk dapat mengkonfigurasi settingan pppoe ini. Anda bisa saja membuat file konfigurasi lain misalnya /etc/ppp/peers/telkomspeedy asal anda ingat parameter yang dibutuhkan, itu saja. Continue Reading »
Jika anda baru saja menginstall Ubuntu, dan ingin segera melakukan update, menginstall program atau hanya sekedar chating ? Ada banyak banyak alternatif untuk terhubung ke internet, salah satunya dengan TelkomSpeedy yang menggunakan teknologi ADSL. Gampang sekali, hanya dengan beberapa langkah mudah, ubuntu anda sudah terhubung ke internet. Berikut caranya: Continue Reading »




